WhatsApp Business Account (WABA), yang dikenal juga sebagai WhatsApp API, adalah layanan aplikasi dari WhatsApp yang dirancang bagi bisnis menengah hingga besar untuk mengirim pesan dalam skala besar. Berbeda dari WhatsApp Business App biasa, WABA tidak memiliki front-end interface. Sederhananya, layanan ini tidak menyediakan aplikasi atau tampilan khusus yang bisa langsung digunakan seperti WhatsApp biasa. Sebaliknya, bisnis harus mengaksesnya melalui API dan menghubungkannya ke sistem atau aplikasi lain untuk mengelola pesan.
Hal ini memberikan bisnis kebebasan untuk memilih software yang cocok dengan kebutuhan bisnis. Beberapa menawarkan fitur-fitur canggih, seperti untuk mengotomatisasi percakapan dan pemesanan, menggunakan AI, mengirim pesan broadcast, dan merancang customer journey (perjalanan konsumen) yang dipersonalisasi.

Secara garis besar WhatsApp Business App ditujukan untuk usaha mikro hingga kecil, karena memiliki kemampuan multi-pengguna, broadcast, dan otomatisasi yang terbatas. Berbanding terbalik dengan hal ini, WABA mendukung jumlah pengguna yang tidak terbatas dan volume broadcast yang tinggi. Berikut detail perbedaannya:
Kami telah menyusun daftar di bawah ini untuk membantu Anda memutuskan apakah Anda harus menggunakan WABA:
WABA membantu bisnis berkomunikasi dengan konsumen dan meningkatkan penjualan. Meskipun fitur ini tidak tersedia langsung di WhatsApp, banyak software telah mengembangkannya agar bisnis bisa lebih produktif dan efisien.
WABA memungkinkan banyak agen atau CS menangani percakapan secara bersamaan tanpa keterlambatan. Setiap agen bisa melihat update terbaru dan riwayat chat, memastikan respons yang cepat dan konsisten. Dengan fitur ini, bisnis dapat meningkatkan layanan konsumen dan mempercepat waktu respons.
Jika pesan yang masuk terlalu banyak, CS Anda mungkin akan kewalahan. WABA memungkinkan pengaturan balasan otomatis, mengarahkan lead ke tim yang tepat, atau menggunakan AI chatbot untuk menjawab pertanyaan. Ini membantu CS fokus pada tugas yang lebih penting seperti closing dan follow-up.
WABA juga memungkinkan integrasi dengan berbagai software seperti sistem CRM, platform e-commerce, dan software otomatisasi. Integrasi ini dapat mempermudah tracking status konsumen, follow-up, dan manajemen lead, memastikan tidak ada peluang bisnis yang terlewat.
Bisnis kini bisa melacak metrik seperti tingkat pengiriman, pembacaan, dan respons untuk memahami keterlibatan konsumen. Data ini membantu mengoptimalkan strategi komunikasi dan meningkatkan performa CS serta kepuasan konsumen.
WABA menggunakan enkripsi end-to-end untuk melindungi data konsumen. Selain itu, WhatsApp mematuhi regulasi seperti GDPR, memastikan bisnis tetap sesuai dengan standar privasi yang berlaku. Keamanan ini dapat membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan reputasi brand Anda.
Meskipun bisnis dapat memperoleh akses WABA langsung dari Meta, cara yang lebih populer dan mudah adalah mengaksesnya melalui WhatsApp Business Solution Providers (BSPs) yang menawarkan software atau tools pengiriman pesan. Salah satunya adalah OCademy.
OCademy menyediakan layanan WhatsApp Business Account (WABA) yang fleksibel dengan sistem sewa bulanan. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot mengurus teknisnya sendiri. Ditambah lagi, WABA dari OCademy terintegrasi langsung dengan OChat—sebuah fitur pintar berbasis AI yang memungkinkan otomatisasi pengiriman pesan.
Dengan OChat, Anda bisa menjawab pesan konsumen secara instan dalam volume besar tanpa kehilangan sentuhan manusia. Menggunakan layanan WABA dari OCademy juga berarti Anda mendapat dukungan penuh dari tim profesional. Mulai dari setup akun, integrasi fitur, hingga optimalisasi penggunaan, semua bisa dikonsultasikan secara langsung.
Baca juga: Panduan Lengkap WABA: Monthly Active Users & Human Agents
WhatsApp tidak mengizinkan bisnis untuk mengirim pesan kepada konsumen kapan saja untuk mencegah spam. Itulah sebabnya konsumen harus mengirim pesan kepada bisnis terlebih dahulu, dan baru setelah itu bisnis dapat memulai percakapan.
Hal ini membawa kita pada dua jenis percakapan yang diizinkan: percakapan yang dimulai konsumen, juga dikenal sebagai percakapan layanan dan percakapan yang dimulai bisnis.
Percakapan layanan dimulai oleh konsumen atau inbound. Saat mereka mengirim pesan kepada Anda, periode layanan konsumen 24 jam akan terbuka bagi Anda untuk membalasnya. Setelah periode 24 jam berakhir, Anda tidak dapat lagi membalas konsumen kecuali mereka mengirimi Anda pesan baru, yang akan membuka kembali pesan tersebut.
Bisnis dapat mengirim semua jenis pesan selama kurun waktu 24 jam, asalkan mereka mematuhi Kebijakan Pesan Bisnis WhatsApp. Untuk mengirim pesan kepada konsumen di luar kurun waktu 24 jam, mereka harus menggunakan template pesan atau broadcast yang berbayar.
Template atau broadcast pesan adalah pesan outbound yang telah disetujui sebelumnya yang digunakan untuk membuka kembali periode layanan konsumen selama 24 jam atau memulai percakapan baru. Percakapan ini terhitung berbayar sesuai dengan jenis pesan yang dikirim.
Terdapat 3 jenis template atau pesan yang bisa Anda kirim sesuai dengan fungsinya, yaitu: utility, marketing, dan service. Jika Anda baru saja membuat akun WABA, Anda akan memulai dengan 250 percakapan dalam periode 24 jam. Setelah Anda memverifikasi bisnis Anda, jumlahnya akan meningkat menjadi 1.000 dan pada akhirnya dapat mencapai kapasitas pengiriman yang tidak terbatas.
Jika Anda ingin mengirim pesan ke konsumen lebih dulu, Anda harus membayar biaya percakapan outbound. Harganya bergantung pada faktor-faktor seperti jenis pesan, wilayah, volume pesan yang dikirim, dan markup pada biaya WABA.
Untuk mendapatkan gambaran tentang biaya yang harus dibayar, Anda dapat mengacu pada rincian berikut. Perlu diingat bahwa periode percakapan akan terbuka selama 24 jam setelah pesan dikirim.
WhatsApp Business API (WABA) memberi bisnis fleksibilitas untuk meningkatkan berbagai aspek operasional, mulai dari penjualan hingga layanan konsumen. Berikut lima cara paling umum bisnis memanfaatkannya.
Jika strategi pemasaran massal bukan pilihan yang ideal, WABA dapat membantu bisnis menarik dan mengelola lead secara lebih efektif. Dengan fitur seperti click-to-chat, kode QR, dan integrasi dengan iklan, calon konsumen dapat langsung menghubungi bisnis.
Setelah percakapan dimulai, chatbot atau AI dapat menyaring lead berdasarkan kebutuhan dan ketertarikan mereka, lalu mengarahkannya ke tim sales. Dengan cara ini, tim hanya menangani lead yang paling potensial, sehingga meningkatkan efisiensi proses penjualan.
WABA memungkinkan pengelolaan janji temu yang lebih efisien dengan mengirimkan notifikasi otomatis melalui WhatsApp broadcast. Misalnya, bisnis layanan kesehatan bisa mengingatkan pasien tentang jadwal konsultasi, sedangkan bengkel kendaraan dapat mengingatkan konsumen tentang jadwal servis. Dengan begitu, bisnis bisa meningkatkan jumlah konsumen yang hadir sesuai janji.
WhatsApp memiliki tingkat pembukaan pesan hingga 98%, menjadikannya platform pemasaran yang sangat efektif. Dengan fitur broadcast, bisnis dapat mengirim pesan promosi ke konsumen yang telah memberikan persetujuan, seperti: penawaran & promo khusus, peluncuran produk baru, notifikasi stok kembali tersedia, dan pengingat promo berbatas waktu
Pesan dapat berisi teks, gambar, video, atau link yang membuat komunikasi lebih interaktif. Namun, penting untuk memastikan bahwa pesan hanya dikirim ke konsumen yang telah menyetujui komunikasi agar akun bisnis tetap aman dari pemblokiran.
Sebanyak 83% konsumen mengharapkan respons yang cepat ketika menghubungi bisnis, dan WABA memberikan solusi untuk itu. Dengan fitur seperti template pesan otomatis, chatbot, serta WhatsApp Business Calling API, bisnis dapat menangani pertanyaan konsumen dengan lebih efisien.
Konsumen bisa langsung mendapatkan jawaban atas pertanyaan tanpa perlu menunggu CS, sementara pertanyaan yang lebih kompleks bisa diteruskan ke tim CS yang sesuai. Dengan memberikan pengalaman komunikasi yang cepat dan efisien, bisnis dapat meningkatkan kepuasan konsumen serta membangun loyalitas dalam jangka panjang.
Feedback atau umpan balik konsumen sangat berharga bagi bisnis. Dengan WABA, survei otomatis dapat dikirim setelah pembelian untuk memahami kebutuhan konsumen, meningkatkan layanan, dan menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat.
Jika banyak konsumen mengeluhkan proses checkout yang rumit, bisnis bisa segera melakukan perbaikan. Dengan mendengar konsumen dan menyesuaikan strategi berdasarkan data, bisnis dapat menjaga kepuasan sekaligus mendorong pertumbuhan.
Untuk memaksimalkan integrasi Anda dan memastikan implementasi yang lancar, berikut adalah beberapa praktik terbaik.
Setiap lead atau konsumen di CRM memerlukan pengenal unik, seperti nomor telepon atau email. Saat seseorang menghubungi bisnis Anda melalui WhatsApp, nomor telepon mereka otomatis tersimpan. Jika Anda juga memerlukan email, gunakan otomatisasi untuk memintanya di awal percakapan, lalu sinkronkan data ini ke CRM agar semua informasi konsumen tersusun rapi.
Sering kali, konsumen berinteraksi dengan bisnis Anda melalui berbagai saluran, seperti web chat atau Facebook Messenger. Untuk menghindari duplikasi, gunakan software CRM yang bisa mengenali dan menggabungkan kontak dengan nomor telepon atau email yang sama. Dengan integrasi yang baik, setiap perubahan pada data konsumen juga akan diperbarui di CRM secara otomatis.
Dengan menghubungkan CRM ke WhatsApp, Anda bisa lebih mudah mengelompokkan konsumen berdasarkan data yang ada. Ini memungkinkan Anda mengirim pesan broadcast yang lebih relevan dan tepat sasaran, seperti promosi khusus untuk konsumen loyal atau pengingat bagi mereka yang belum menyelesaikan pembelian. Dengan strategi ini, efektivitas komunikasi dan pemasaran bisnis Anda akan meningkat.
Meskipun integrasi WABA menawarkan value yang sangat besar, integrasi ini juga disertai dengan tantangannya sendiri. Mengatasinya secara proaktif dapat membantu Anda memanfaatkan tool yang hebat ini sebaik-baiknya.
1. Mengatasi Biaya yang Tinggi dan Batasan Pesan
WABA mengenakan biaya berdasarkan tingkatan percakapan, yang dapat bertambah dengan cepat jika tidak dikelola dengan baik. Berikut adalah beberapa strategi untuk mengelola biaya:
2. Kepatuhan pada Kebijakan
Menjaga kepatuhan terhadap kebijakan WhatsApp sangat penting untuk menghindari akun Anda ditangguhkan atau diblokir. Berikut cara memastikan kepatuhan:
Penggunaan WABA memiliki manfaat nyata bagi bisnis, yang memungkinkan mereka mencapai target bisnis, mulai dari peningkatan konversi hingga peningkatan kepuasan konsumen. Cari tahu bagaimana bisnis ini mencapai sasaran bisnis dengan bantuan WABA dari OCademy.
Franky, HnH
“WABA dari OCademy membantu pengerjaan leads karena ada fitur auto follow up di awal. Untuk penggunaan banyak nomor pun bisa dimonitor langsung di satu dashboard. Dengan harga sewa yang relatif murah dibanding yang lain juga buat kita bisa lebih efisien atur budget.”
Adriel, VIP Member OCademy
“Tim support WABA di OCademy fast response, jadi kalau ada hambatan atau pertanyaan langsung bisa dibantu. Recommended, pokoknya!”
Diki, User OCademy
“Pelayanannya mantap sekali, bahkan kalau ada kendala di hari libur pun masih di respons. Ngebantu juga pengerjaan orderan jadi bisa lebih banyak diproses dan lebih bisa terkontrol.”
Jika Anda ingin bisnis Anda juga merasakan manfaat luar biasa dari WhatsApp Business Account (WABA), OCademy siap membantu. Jangan ragu lagi—daftar sekarang dan maksimalkan penjualan Anda dengan solusi praktis dan efektif dari OCademy!
Image by Freepik